SERBA SERBI

ASAL MULA BATIK

Hampir seluruh orang didunia tau apa itu “BATIK”, tetapi apakah kita tahu apa maknaBATIK sesungguhnya.

Kata “BATIK” berasal dari bahasa Jawa yang merupakan penggabungan dua suku kata“AMBA” yang berarti menulis dan “TITIK” yang berarti titik. Batik di Indonesia mulai dikenal sejak abad XVII, ditulis dan dilukis di atas daun lontar. Pada saat-saat abad tersebut , motif batik kebanyakan masih berupa binatang ataupun tumbuhan. Namun seiring berkembangya jaman, Corak lukis dari batik sudah merambah ke motif abstrak berupa awan, ralief Candi, Wayang dan lainnya. Corak Batik Sangat banyak dan beragam sesuai filosofi dan budaya masing-masing daerah di Indonesia.

Ragam dan Corak batik mempunyai ciri khas masing-masing sesuai daerah asalnya. ragam dan corak tersebut mengacu pada dua hal yaitu,

1. Teknik pewarnaan pada kain dengan menggunakan malam untuk mencegah pewarnaan sebagian dari kain. Dalam literatur Internasional, teknik ini dikenal sebagai “WAX-RESIST DYEING”.

2. kain atau busana yang dibuat dengan teknik tersebut, termasuk penggunaan motif-motif tertentu yang memiliki ke-Khasan.

Batik Indonesia, sebagai keseluruhan teknik, teknologi, serta pengembangan motif dan budaya yang terkait, oleh UNESCO telah ditetapkan sebagai warisan kemanusiaan untuk budaya lisan dan nonbendawi (Masterpieces of the Oral and Intangible Heritage of Humanity) sejak 2 Oktober 2009 (sumber : Wikipedia).

Di Indonesia sendiri, batik dipercaya sudah ada sejak jaman Majapahit. Batik yang di hasilkan adalah semuanya berupa batik Tulis sampai awal abad XX dan batik Cap baru dikenal setelah Perang Dunia I atau sekitar tahun 1920-an (sumber : batikmarkets.com).

Pada awalnya pembuatan batik hanya dipusatkan dan dikerjakan oleh putri-putri di lingkungan Kraton saja. Pada masa itu, pemakaian batik hanya dikenakan oleh Raja, Keluarga Kerajaan dan pengikutnya. Oleh karena banyak dari pengikut Raja yang dinggal diluar Keraton, maka kesenian batik ini dibawa mereka keluar tembok Keraton dan dikerjakan ditempatnya masin-masing.

Dalam Perkembangannya, lambat laun kesenian BAtik ini ditiru oleh Rakyat terdekat dan selanjutnya meluas menjadi pekerjaan kaum wanita dalam rumah tangganya untuk mengisi waktu senggang yang secara perlahan menjadi pakaian rakyat dan digemari oleh semua kalangan baik itu pria, wanita, tua maupun anak muda hingga sekarang ini dan sudah menjadi Trend disemua kalangan.

Related posts

Leave a Comment

error: Maaf, Beberapa Konten Kami Proteksi.. Silahkan Pilih Contact atau Chat Kami Sekarang
WhatsApp chat